Sabtu, Agustus 29, 2009

SIAPAKAH TERORIS YG SEBENARNYA?

Gatal sekali rasanya untuk tidak menuli pre-post ini.
begitu banyak dan ramainya media memberitakan tentang teroris, teroris dan teroris.

yang menjadi adalah SIAPAKAH TERORIS YANG SEBENARNYA???
bukankah Teroris adalah "Pemanusiaan" atau "Peng-Orangan" dari kata Teror yang artinya mengancam, menebar kecemasan dan apapun yang menimbulkan ketidak tenangan jiwa dan psikis seseorang.

begitu banyak berita, opini, celetukan, bahkan gurauan yang dengan mudahnya dikaitkan teroris. bahkan mungkin ada yg jengkel kepada temannya dan dengan entengnya "Teroris Lu!"

jadi SIAPA sebenarnya Teroris itu???? apakah semua orang yg berjenggot harus dikatakan Teroris? Jengkel, Sedih, Prihatin.... Semoga ALLAH SWT memberi kekuatan untuk Semua Muslim di Indonesia ini untuk tetap Istiqomah, dan semakin Teguh Taqwa & Imannya. Amin

apakah mereka yg menebar teror bom?
pembuat opini bahwa seseorang itu Teroris?
penyumpah serapah?
orang2 yang menghina dan berkomentar negatif tentang seseorang?
ayah atau ibu yang menghukum atau memarahi anaknya?
para suporter sepakbola yang anarkis?
orang-orang yang suka memprovokasi untuk kejelekan?
telpon gelap?

Semoga Kekuatan selalu diberikan untuk Manusia - manusia Pilihan yang sekarang sedang menjalani Ujian dari Allah SWT, dan Semoga diberikan Kelulusan dengan predikat Terbaik & Mulia, amin.

Selasa, Agustus 25, 2009

OLD MAN BALLAD (LELAKI DENGAN SAJADAH KUMAL)

Sebuah Posting dari Milist yg saya Ikuti












Minggu, 2009 Agustus 23

OLD MAN BALLAD

LELAKI DENGAN SAJADAH KUMAL

Lelaki tua di tebing pantai nan terjal
menatap ngungun bahtera yang berlajar meninggalkannya
mengarungi riak, alun, dan puncak-puncak ombak bergantian
Entah menuju kemana
Yang pasti sauh telah dicabut,
dan angin buritan membawanya ke tengan samudra
Tak mungkin ditahan lelaki tua
di tebing pantai nan terjal,
yang hanya bebekal sajadah kumal

Lelaki tua yang ngungun akhirnya tersungkur,
di tebing pantai yang terjal hanya bisa membelai
satu satunya yang ia bawa,
sebuah sajadah kumal

Dingin menohok lelaki di atas sajadah kumal
di tebing pantai yang terjal
Dia mengigau tentang kidung samudra raya
dalam guru lagu macapat maskumambang
memanggil pendar cahaya
untuk menyalakan pelita di hatinya

Tapi malam terlalu kelam
dan badai daratan yang kejam,
menghempaskan dirinya bagai kapas
terjerembab di kegelapan lautan ,
Lelaki tua berteriak ketakutan :
Ely ... Ely..... Lamma Sabachtani
dan tidur meninabobokan kengerian

Lelaki tua bersajadah kumal
terdampar di buritan sebuah kapal
berbendera hijau bertuliskan :
"Kami Bukan Teroris, Kami Sekedar Menuntut Keadilan"

Tersadar masih punya harapan,
Lelaki tua menangis syujud syukur,
di atas sajadah kumal
Yang ia bawa sebagai kesaksian.

Kepada semua anak kapal,
Lelaki tua bersajadah kumal,
bercerita tentang makna beda kadar garam lautan
bagi elan vital kehidupan
Lalu menatap satu persatu awak kapal
dengan senyum ramah dia tanyakan berulang :
"Maka nikmat Tuhan Kamu yang Manakah yang kamu dustakan ?"
"Fabiayyi aalaa irobikuma tukadziman ?"
"Where is God Blessing that you have been Lie ?"
"Maka nikmat tuhan Kamu yang manakah yang kamu dustakan ?"

Lalu gemuruh badai menggoncang perjalanan kapal
Mereka larut teriakan teriakan Takbir : Allahu Akbar !
Lelaki tua bersajadah kumal,
Tetap khusyu dalam doa Nuh menyongsong perjalan ke puncak kebaruan
"Bismillahi Majreha Wamursaha, Inna Robbi Laghofuururrahiim"
Dan dia selamat dipuncak bukit Judd, Puncak kebaruan kehidupan"

Jakarta, 2 Ramadhan 1430 H

Courtesy of/Diposkan oleh
DOITSO TEAM