Selasa, September 18, 2007

Syukur

SYUKUR

Aku tak selalu mendapatkan apa yang kusukai, oleh karena itu aku selalu menyukai apapun yang aku dapatkan

kata-kata di atas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting.
Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
Ada dua hal yang sering membuat tak bersyukur, yaitu:
1. Kita sering menfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Kita ingin ini, itu. Bila tak mendapatkan kita terus memikirkannya. Anehnya, bila sudah mendapatkan, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas dan ingin lebih lagi

2. Kecenderungan membanding-bandingk an diri dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada yang lebih pandai, lebih tampan, lebih kaya, lebih percaya diri dst....

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. karena itu bersyukur merupakan kualitas hati tertinggi.

Bersyukurlah!
Besyukurlah belum memiliki segala. Seandainya sudah, apa lagi yang harus diinginkan?
Bersyukurlah karena tidak tahu sesuatu, karena memberi kesempatan untuk belajar
Bersyukurlah untuk masa-sama sulit. Di masa itulah kamu bertumbuh
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu. Karena memberimu kesempatan untuk berkembang menjadi lebih baik
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru. karena itu akan membangun karakter dan kekuatanmu
Besyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat. Itu akan mengajarkan pelajaran berharga
Besyukurlah bila kamu letih. karena itu telah membuat suatu perbedaan

Mungkin mudah untuk bersyukur akan hal-hal baik.
Hidup berkelimpahan datang pada mereka yang bersyukur pada masa surut.
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif

Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkat bagimu



Thanks to : Judith Endah Dwijanti
I've Been Through the Storm, and I'm Still Standing

my TCI Surabaya Colleague

Tidak ada komentar:

Posting Komentar